Teguran dan kesempatan

TEGURAN DAN KESEMPATAN

Bacaan:
Yesaya 15:1
“Ucapan ilahi tentang Moab. Sungguh, dalam suatu malam Ar-Moab sudah dirusakkan, dibinasakan; sungguh, dalam suatu malam Kir-Moab sudah dirusakkan, dibinasakan!”

Hukuman biasanya tidak akan langsung diberikan, pada umumnya akan diawali dulu dengan peringatan. Seperti seorang karyawan. jika kedapatan melanggar kebijakan perusahaan maka oleh perusahaan diberikan surat peringatan 1 kemudian 2 dan 3 lalu dikeluarkan. Tetapi jika ia melakukan pelanggaran yang sangat berat maka bisa saja perusahaan langsung melakukan phk.

Orang tua juga memperlakukan anak-anak seperti itu, jika mereka melakukan kesalahan maka diawali dengan diberikan peringatan sampai 2 kali, jika sudah kali ketiga maka disiplin harus ditegakkan. Demikian juga nubuatan penghukuman kepada bangsa-bangsa tidaklah selalu langsung dilakukan melainkan mereka diberi kesempatan untuk bertobat terlebih dahulu.

Bangsa Moab terletak di bagian Timur Laut Mati dan sejak dahulu telah menjadi musuh Israel. Seperti bangsa lain yang bermusuhan, mereka juga akan dimusnahkan. Moab memiliki sifat angkuh dan congkak dan Israel telah mengetahuinya sejak mereka keluar dari Mesir. Bahkan Musa ingin menghancurkan bangsa ini namun Tuhan melarangnya (Ul.2:9). Tetapi ternyata sikap congkak Moab tidak berubah mereka tetap berulah terhadap umat Tuhan.

Kini Allah sendirilah yang akan menghukum mereka dengan hukuman yang dahsyat (ay.1-5,9).

Mereka akan mengalami serangan dari Asyur, mereka harus lari meninggalkan Moab namun dalam pelarian itu mereka tidak mendapatkan air karena sungai menjadi kering, rumputpun kering.

Harta yang mereka andalkan pun tidak ada gunanya lagi disaat seperti ini. Yang terluput dari Moab dan yang tersisa dari tanah itu akan diterkam oleh singa.

Sekiranya Moab mendengar nubuatan penghukuman ini maka mereka masih diberi kesempatan untuk bertobat.

Ketika kita mendengar teguran Tuhan apakah itu lewat pemberitaan firman Tuhan yang kita dengar atau yang kita baca maka jangan keraskan hatimu

Teguran Tuhan bukan hanya melalui pembritaan Firman tetapi dapat juga berupa apa saja,dan melalui siapa saja,hal2 kecil sebaiknya kita renungkan dan jgn di anggap angin lalu. Tuhan menegur kita karena Tuhan mengasihi kita dan kita ini adalah anakNya.

Tuhan masih memberi kesempatan bagi kita untuk hidup benar dan menikmati anugerahNya.

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai