Identitas kita

IDENTITAS KITA

Kolose 3:13

Ampunilah seorang akan yang lain . . . sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu

Kita bersyukur Allah mengampuni segala dosa kita dan menerima kita apa adanya. Dalam Kolose 3, kita diajar untuk meneruskan pengampunan itu kepada orang lain. Rasul Paulus mendorong kita untuk bersikap lebih sabar, murah hati, dan berbelas kasihan, bahkan kepada mereka yang tidak mudah untuk dikasihi yaitu org2 yg sering menyakiti hati kita. Paulus menasihati kita untuk memiliki sikap pemaaf karena Tuhan telah mengampuni kita (ay.12-13). Dengan meneladani Tuhan kita diajarkan untuk mengasihi orang lain sebagaimana Tuhan mengasihi kita, dengan apa adanya.

Hampir setiap surat penggembalaan dalam Alkitab menyebutkan bahwa kita yang telah percaya kepada Yesus “dipilih” atau “dipanggil” oleh Allah. Sebagian meyakini bahwa jika Allah yang memilih, kita tidak memiliki andil apa pun di dalamnya. Namun, para rasul mengabdikan hidup mereka untuk membagikan kabar baik tentang Yesus Kristus kepada dunia. Mereka tahu bahwa posisi kita yang istimewa meliputi sebuah kewajiban yang besar untuk menyampaikan kabar keselamatan trsbut. Salah satu cara penting yg dpt kita lakukan adalah dgn membagikan kabar baik yaitu dengan menjalani hidup yang berbeda yaitu dlm kasih dan saling mengasihi. Dalam Kolose 3:5-9, Paulus menuliskan tentang hal-hal yang harus kita singkirkan: percabulan, amarah, nafsu jahat, fitnah, dusta, dan hal-hal serupa. Sekarang, sebagai “orang2 pilihan Allah” (ay.12), kita harus mengenakan gaya hidup yang sama sekali berbeda yaitu hidup dengan sifat-sifat serupa Kristus. Ketika kita menanggapi masalah dan ketidakadilan dalam hidup dan kita membalasnya dgn kasih dan damai yang dikaruniakan Roh Kudus, dunia akan melihat perbedaan yang kita tampilkan.

Kita memiliki karakter Kristus sehingga kita mampu melakukan kasih kpd org lain sekalipun dia menyakiti kita. Inilah yg membedakan kita dgn dunia ini, kita hidup dlm kasih.

Identitas kita sebagai anak Tuhan terlihat ketika kita hidup dlm kasih karena sesungguhnya Tuhan adalah kasih. Karena ketika kita memiliki segalanya tetapi tanpa kasih maka semuanya sia2.

Kasih Tuhan Yesus yg telah menyelamatkan kita, dgn pengorbanan Nya di kayu salib, darahNya tercurah buat kita manusia berdosa. Renungkanlah betapa dalamnya kasih Tuhan Yesus, seharusnyalah kita senantiasa memuliakan Tuhan dgn hidup dlm kasih.

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai