AMAN DI DALAM TUHAN
MAZMUR 62:9
Curahkanlah isi hatimu kepada-Nya, sebab Dialah tempat kita berlindung.
Kita semua pernah merasa tidak diinginkan atau merasa sendiri. Namun, ketika kita menjadi bagian dari keluarga Allah melalui keselamatan dalam Yesus Kristus, Dia menjadi tempat perlindungan yang aman bagi kita (Mzm. 62:3). Dia senang menerima kita dan mengundang kita untuk berbicara denganNya mengenai apa saja: kekhawatiran, cobaan, kesengsaraan, dan harapan kita. Pemazmur berkata bahwa kita bisa dengan tenang “menantikan Allah” dan mencurahkan “isi hati kepadaNya” (ay.6,9 bis).
Jangan ragu. Berbicaralah kepada Tuhan tentang apa saja. Dia tidak akan keberatan. Tuhan senang mendengar curahan hati kita. Di dalam Dia, Kamu menemukan tempat yang dapat Kamu sebut rumah.
Daud menggunakan empat istilah yang berbeda dalam Mazmur 62 untuk menggambarkan perlindungan Tuhan: gunung batu, keselamatan, kota benteng, dan tempat perlindungan. Semua istilah ini menggambarkan konsep perlindungan dan keselamatan, namun arti spesifik masing-masing istilah tersebut membangun suatu gambaran yang lebih dalam. Arti utama dari kata Ibrani tsur, yang diterjemahkan sebagai “gunung batu,” adalah sebuah tembok atau tebing berbatu yang sulit diakses. Kata yang diterjemahkan sebagai keselamatan adalah yeshuah Yesus (I?sous dalam bahasa Yunani, Yeshua dalam bahasa Ibrani) berarti “Tuhan adalah keselamatan” (lihat Matius 1:21). Kata yeshuah paling sering diterjemahkan sebagai “keselamatan,” namun ia juga dapat diterjemahkan sebagai “pembebasan,” yang membuat Allah menjadi seseorang yang membebaskan kita dari ancaman, yang bagi sang pemazmur datang dalam bentuk fisik dan rohani. “Kota benteng” merupakan terjemahan dari kata misgav dan menunjuk kepada suatu tempat beristirahat; Allah menawarkan tempat yang aman bagi kita ketika masalah datang mengancam. Terakhir, machseh diterjemahkan sebagai “tempat perlindungan” dan menunjuk kepada suatu tempat kita menaruh pengharapan dan kepercayaan kita.
Tuhan satu satunya yg memberikan perlindungan bagi kita Dia tempat dimana kita membeutuhkan rasa aman. Dunia tdk memberikan hal2 keamanan tetapi malah memberikan ketakutan dan kengerian karena kejahatan dunia dan ke fana an dunia.
Apapun yg terjadi dlm hidup kita ketika kita berlindung pada Tuhan makayg terjadi adalah aman dan ada damai sejahtera, karena kita berada di dlm rumah sang Pencipta Tuhan Yesus. Tidak ada yg dapat mengganggu kita karena Tuhan gunung batu keselamatan kita.
Dalam Situasi apa saja yang pernah mendorong Kita menjadikan Allah sebagai tempat perlindungan? Tentunya dalam segala keadaan dan situasi yg menekan hidup kita. Hanya Tuhan satu satunya tempat perlindungan kita.
Perlindungan kita hanya Tuhan dan tidak ada yg lain, karena Dia selalu memberikan ke amanan dan damai sejahtera.