Tuhan Yesus tdk tergantikan

TUHAN YESUS TIDAK TERGANTIKAN

2 Samuel 22:17

Ia menjangkau dari tempat tinggi, mengambil aku, menarik aku dari banjir.

Setelah Daud sang pemazmur diselamatkan Allah dari musuh-musuhnya, ia mengambil waktu sejenak untuk duduk, dan membiarkan perasaan lega memenuhi jiwanya. Ia pun menulis lagu untuk mengungkapkan perasaannya. “Terpujilah Tuhan, seruku; maka akupun selamat dari pada musuhku,” katanya (2Sam. 22:4). Ia memuji Allah sebagai gunung batu, kubu pertahanan, perisai, dan kota bentengnya (ay.2-3). Lalu ia mengungkapkan dengan puitis jawaban Allah: Bumi bergoncang. Allah turun dari langit. Kilat menyambar dari hadirat-Nya. Suara-Nya menggelegar, dan Dia menarik Daud keluar dari banjir (ay.8,10,13-15,17).
Banyak yg sdh Tuhan kerjakan dan lakukan untuk menolong kita dr segala kesukaran dlm kehidupan, duduk dan renungkanlah betapa baiknya Tuhan dlm hidup ini.

Mungkin hari ini kita merasa segala sesuatu sedang membuat pusing pikiran kita. Renungkanlah bagaimana Tuhan yg sdh menolong kamu di masa lalu, kemudian pujilah Dia dan mintalah pertolonganNya. Terutama, bersyukurlah kepadaNya. Tuhan tidak pernah menutup telinganNya atau menutup mata atas hidup kita tetapi Tuhan selalu menolong kita di saat kita berseru dan berdoa dgn sungguh, karena Tuhan sungguh sangat senang anak2 Nya mengandalkan Tuhan. Kehidpan ini tdk mudah dan Tuhan memahami dan mengerti akan hati kita yg paling dlm. Dia Tuhan kekuatan kita perlindungan kita dan tempat kita bersandar dan sumber jawaban.

2 Samuel 22:13-20 adalah bagian kecil dari kidung, atau mazmur Daud (ay.2-51). Isinya selaras dengan kelima puluh satu ayat dalam Mazmur 18. Dalam kedua bagian Alkitab itu, pada dasarnya ungkapannya sama; hanya perkataan yang digunakannya sedikit berbeda. Di dalam kidung pengucapan syukur itu, Daud memulai dengan pengantar yang panjang merinci kesesakannya di masa lampau (termasuk ancaman terhadap nyawanya). Sang pemazmur kemudian berseru memanggil “TUHAN” (2 Samuel 22:7). Tuhan tampak dalam suatu teofani (manifestasi Allah yang kasatmata) dalam ayat 8-16. Kemunculan dan tindakan Allah yang tiba-tiba digambarkan dalam istilah-istilah seperti letusan gunung berapi dengan kilat dan guruh yang menyambar atau bencana serupa yang menghasilkan gempa bumi dahsyat. Tuhan menerobos masuk sebagai pahlawan yang perkasa. Maka, dalam ayat 17-20, Daud menggambarkan pembebasannya, dengan kata-kata penutup: “Ia menyelamatkan aku, karena Ia berkenan kepadaku” (ay.20).

Tuhan kita dasyat berkuasa pemazmur tlah merasakan dan melihat pertolongan Tuhan itu, demikian juga kita yg setiap hr merasakan dan melihat pertolongan Tuhan mari memuji Tuhan dan selalu mengucap syukur, dan tetap dlm kebenaran, jgn sampai hati kita terpesona dgn yg lain selain Tuhan. Hati kita hanya miliknya Tuhan.

Mengapa kita mudah sekali mengabaikan hal-hal baik yang pernah Tuhan lakukan bagi kita di masa lalu ketika kita dalam kesulitan? Mari minta pengampunan Tuhan dan selalu ingat akan Tuhan yg berkuasa dan dasyat dlm hidup kita. Tuhan Yesus mengasihi kita.

Pengalaman hidup kita dgn Tuhan di masa sulit hidup kita memberikan kekuatan dan keyakinan seterusnya dlm langkah kita menghadapi kehidupan ini, Tuhan penuntun hidup kita

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai