Mengenal Tuhan

MENGENAL TUHAN

Mazmur 145:21

“Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada TUHAN dan biarlah segala makhluk memuji nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya.”

Komitmen yang lahir dari pengenalan akan Tuhan dinyatakan Pemazmur kepada TUHAN bahwa ia akan selalu memuji dan memuliakan nama TUHAN untuk seterusnya dan selamanya.

Bagi Pemazmur, Allah adalah Raja yang bertakhta kekal sehingga patut menerima pujian dan hormat selama-lamanya (ay. 1-3). Raja yang bagaimana? Raja yang besar dan perkasa, mulia dan agung, karya-Nya ajaib dan dahsyat (ay. 3-6).

Karya ajaib apa yang TUHAN telah lakukan? Pemazmur tidak merincinya. Namun mengingat setiap angkatan memberitakannya (ay. 4), hal itu pasti bisa dilihat dalam sejarah dunia dan juga melingkupi sejarah Israel.

Yaitu, penciptaan dan pemeliharaan atas segala ciptaan-Nya. Pemazmur melihat bahwa keagungan dan kebesaran Allah tidak tergantung kepada suara pujian manusia dan tidak tertandingi oleh kuasa mana pun sepanjang masa.

Seringkali kita baru memuji TUHAN jika dalam keadaan senang, diberkati, atau karena menginginkan berkatNya. Tanpa pujian itu, TUHAN memang sudah demikian adanya. Ia tidak melakukan perkara ajaib karena kita memujiNya.

Ia melakukan itu semua karena kasihNya kepada ciptaanNya terutama kepada manusia. Dalam mazmur ini, Pemazmur menyatakan sifat-sifat TUHAN dan apa yang telah dilakukanNya kepada manusia.

Pengakuan Pemazmur tentang TUHAN bukanlah karena hasil pemikiran atau perenungannya tetapi karena pengalamannya berjalan bersama TUHAN. Kedekatan Daud dgn Tuhan yg begitu erat sehingga pujian selalu keluar dr hidup Daud.,begitu juga dgn hidup kita., kita selalu memuji menyembah Tuhan karena memang kita dekat dgn Tuhan begitu eratnya.

Kepedulian TUHAN terhadap manusia begitu luar biasa, padahal siapakah manusia. Karena itu, Pemazmur yang telah mengenal dan mengalami TUHAN dalam hidupnya, berketetapan hati untuk terus memujiNya sampai selamanya. Demikian lah hidup kita yg selalu mendapatkan kasih setia Tuhan setiap hari maka hati kita senantiasa mengucapsyukur dan memuji Tuhan.

Sebagai orang yang telah mengalami perbuatan TUHAN yang ajaib marilah kita selalu memuji dan memuliakan TUHAN serta meneruskan pengalaman ini dari generasi kepada generasi selanjutnya.

Pengakuan akan Tuhan yang bersumber pengalaman pribadi bersamaNya akan lebih dahsyat dibanding hanya sekedar pengetahuan pikiran belaka.

Pujian yg keluar dr hati yg sungguh karena kita telah mengalami Tuhan dlm kehidupan ini, menjadi bukti betapa sayangnya Tuhan kepada hidup kita

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai