Menuju hidup kekal

MENUJU HIDUP KEKAL

Lukas 13:24 BIS

Berusahalah untuk masuk melalui pintu yang sempit.

Seseorang bertanya kepada Yesus, “Apakah hanya sedikit saja orang yang akan diselamatkan?” (ay.23 bis). Yesus menjawab dengan menantang orang itu agar berjuang “untuk masuk melalui pintu yang sempit” ke dalam Kerajaan Allah (ay.24 BIS). Pada dasarnya Dia bertanya, “Apakah engkau termasuk di antara mereka yang diselamatkan?” Yesus menggunakan analogi ini untuk mendesak orang Yahudi agar tidak sombong. Banyak dari mereka yang yakin akan masuk ke dalam Kerajaan Allah karena mereka adalah keturunan Abraham atau karena ketaatan mereka pada hukum Taurat. Namun, Yesus menantang mereka untuk menerima Dia sebelum “tuan rumah . . . menutup pintunya” (ay.25 bis).

Latar belakang keluarga maupun perbuatan baik kita tidak dapat membenarkan kita di hadapan Allah. Hanya iman kepada Yesus yang dapat menyelamatkan kita dari dosa dan kematian (Ef. 2:8-9; Tit. 3:5-7). Pintu itu sempit, tetapi terbuka lebar bagi semua yang percaya kepada Tuhan Yesus. Dia mengundang kita hari ini untuk mengambil kesempatan masuk ke dalam kerajaan-Nya melalui pintu yang sempit. MARI kita masuk pada pintu yg sempit itu karena kita mau hidup dlm kehendak Tuhan dan melakukan perintah2 Tuhan meskipun tdk mudah itulah pintu sempit.

Perkataan Yesus dalam Lukas 13:22-30 ditujukan kepada bangsa Israel. Mereka benar-benar makan dan minum dengan-Nya dan mendengarkan pengajaran-Nya (ay.26). Namun, di dalamnya terdapat kebenaran yang lebih besar bagi kita semua. Ketika Kristus menyebutkan orang banyak dari semua penjuru yang datang ke jamuan makan Allah (ay.29), Dia sedang menandakan masuknya bangsa-bangsa bukan Yahudi ke dalam Kerajaan Allah. Inilah yang Dia maksudkan dengan “ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu” (ay.30). Jawaban Yesus yang cukup panjang terhadap pertanyaan “sedikit sajakah orang yang diselamatkan?” (ay.23), tidak berarti bahwa hanya sedikit jumlah orang yang akan selamat. Sebaliknya, “pintu yang sesak” (ay.24) mengacu kepada jalan satu-satunya kepada Allah, yakni hanya melalui Yesus, Anak-Nya. Berapa pun banyaknya orang yang mau masuk melalui Kristus akan diterima ke dalam kerajaan itu. Pintu yg sempit butuh perjuangan yaitu membangun iman dan hidup dlm kebenaran menurut akan Firman Tuhan dan tak banyak org melaluinya, karena hrs pikul salib, akan ada penderitaan yg hrs di alami, sehingga kebanyakan org akan melalui pintu yg lebar karena mereka melaluinya dgn hidup semau gue, tanpa hrs melakukan Firman Tuhan dan tanpa hrs hidup dlm kebenaran. Org yg melalui pintu yg lebar itulah org2 jaman sekarang yg hanya memikirkan hidup sekarang tanpa memikirkan keselamatan, sdngkan pintu yg lebar adalah ujungnya menuju kebinasaan.

Pintu yg sempit mjd pilihan hidup kita karena kita mau melakukan Firman Tuhan dan hidup setia taat kpd kehendak Tuhan, ujungnya adalah hidup kekal.

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai