Menyelesaikan dgn baik

MENYELESAIKANNYA DGN BAIK

Kisah Para Rasul 20:24

Aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.

DAlam perjalanan iman kita bersama Tuhan jgn sampai menyerah atau putus asa. Paulus memberi tahu para penatua gereja di Efesus bahwa ia harus menyelesaikan pelayanannya dengan baik seiring langkahnya menuju Yerusalem, tempat yang pasti menghadapkannya kepada lebih banyak penganiayaan sebagai rasul Kristus (Kis. 20:17-24). Meski demikian, Paulus tidak gentar. Ia memiliki misi untuk menyelesaikan perjalanan yang telah ia mulai dan menunaikan pelayanan yang Allah tetapkan bagi dirinya. Ia memiliki satu tugas, yakni mengabarkan “Injil kasih karunia Allah” (ay.24). Ia pun ingin menyelesaikannya dengan baik. Sekalipun berbagai kesulitan menunggunya (ay.23), ia terus berlari menuju garis akhir berfokus dan bertekad untuk tetap teguh melangkah dalam perjalanannya.

Melatih otot-otot iman kita sangatlah penting untuk kita dapat berjuang dan menyelesaikan tugas dan tanggungjawab kita di samping itu juga kita melatih kemampuan yang diberikan Allah melalui tindakan, perkataan, dan perbuatan, sehingga kita kembali dikuatkan ketika kita diingatkan untuk menyelesaikan pertandingan kita dengan baik. Jangan menjadi “jemu” (Gal. 6:9). Jangan menyerah. Tuhan akan menyediakan apa yang Kita butuhkan untuk menyelesaikan dengan baik.

Paulus mengatakan kepada para pemimpin gereja Efesus bahwa ia tidak pernah lalai untuk menyampaikan apa pun yang “berguna” (Kisah Para Rasul 20:20). Kata ini merupakan terjemahan dari kata dasar Yunani symphero, yang artinya adalah “demi kebaikan seseorang, menggambarkan pesan yang berguna ini sebagai “pesan yg sama bagi orang Yahudi maupun orang Yunani dan bagi kita juga: pertobatan kepada Allah dan iman dalam Tuhan Yesus Kristus (1 Tesalonika 1:9—10; 1 Korintus 9:20—23; 10:32—33). Kombinasi ini (pertobatan dan iman) adalah ringkasan yang baik mengenai misi Paulus. Pertobatan dan iman adalah dua sisi dari koin yang sama.” Bagi Paulus, yang merupakan keuntungan adalah sebuah hidup yang didedikasikan kepada iman dan pertumbuhan dalam Allah. Ini adalah pesan yang ia sampaikan.

Jangan pernah menyerah dan putus aza karena kita memiliki dasar yg kuat yaitu kebenaran Firman Tuhan, mari kita menyelesaikan setiap tugas dan tanggungjawab kita dgn baik sebagai bentuk pertanggungjawaban kita sebagai org percaya yg memiliki iman yg teguh di dlm Tuhan.

Paulus dalam pelayanannya pun mengalami rintangan dan tantangan yg tdk sedikit tetapi dia mengerti bahwa iman nya itu menjadi nilai yg sangat tinggi sehingga Paulus menyelesaikan tugaanya dgn sangat baik, mengakhiri pertandingan iman dgn mencapai garis akhir.

Keutuhan iman kita mjd sangat penting untuk menjawab setiap tantangan dan rintangan sehingga kita mampu menyelesaikan setiap tugas2 kita dgn penuh tanggungjawab.

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai