
SIKAP HATI YG BENAR
Obaja 1:3
Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau.
Kerajaan Edom yang hebat menerima penghukuman dari Allah karena kesombongannya. Edom terletak di daerah pegunungan yang curam, sehingga tampaknya tak mungkin diserang musuh (Ob. 1:3). Edom juga bangsa yang kaya raya, karena posisinya berada di pusat rute perdagangan yang strategis dan alamnya berlimpah dengan tembaga, komoditas yang sangat berharga pada zaman kuno. Edom penuh dengan hal-hal baik, tetapi juga penuh dengan keangkuhan. Penduduknya percaya kerajaan mereka tak terkalahkan, dan mereka pun menindas umat Allah (ay.10-14). Namun, Allah memakai Nabi Obaja untuk menyampaikan penghakiman-Nya atas mereka. Bangsa-bangsa akan bangkit melawan Edom, dan kerajaan yang pernah jaya itu akan dipermalukan dan dijadikan tidak berdaya (ay.1-2). Manusia dgn ssgala kemampuan dan kelebihannya dapat membuat manusia itu sombong dan merasa hebat, dan kesombongan dan tinggi hati adalah hal yg sangat di benci Tuhan. Tetapi anehnya manusia tidak takut akan akibat dari kesombonban dan malah menjadi jadi dgn kesombongan nya itu.
Kesombongan memperdaya siapapun juga untuk berpikir bahwa dia dapat hidup dengan kemampuannya sendiri, tanpa Allah. Sikap itu membuat merasa kebal dari otoritas, teguran, dan kelemahan. Namun, Allah memanggil kita untuk merendahkan diri di hadapanNya (1Ptr. 5:6). Ketika kita berbalik dari kesombongan dan memilih pertobatan, Allah akan membimbing kita untuk percaya penuh kepada-Nya. Tuhan sangat senang dengan org yg merendah kan hatinya dan Tuhan akan meninggikan dia tetapi siapa yg menyombongkan diri akan di rendahkan, ketika kita memahami Tuhan bahwa Tuhan menginginkan kita mengakuinya dan kita hrs tunduk kpd Tuhan dan bergantung penuh kpd Tuhan, kalau kita melakukannya maka kita akan melihat kuasa Tuhan yg bekerja dgn dasyat dlm kehidupan kita.
Kitab Obaja adalah nubuat yang ditujukan kepada umat Israel, tetapi juga berhubungan dengan bangsa Edom yang menghuni daerah di selatan Israel. Orang Edom adalah keturunan Esau, saudara kembar Yakub, sehingga mereka merupakan keluarga dekat umat Israel. Itulah sebabnya umat Israel dilarang membenci orang Edom (Ulangan 23:7). Namun, ketegangan yang dimiliki Yakub dengan Esau terus belanjut di antara keturunan mereka. Orang Edom tidak mengizinkan bangsa Israel melintasi tanah mereka dalam perjalanan mereka ke Kanaan (Bilangan 20:14-21). Selain itu, orang Edom berdiri saja di kejauhan ketika Yerusalem dihancurluluhkan (Obaja 1:11-14). Karena ketidakacuhan mereka terhadap kemalangan saudaranya, Edom dijatuhkan (ay.4). Nubuatan itu diulang kembali dalam Yehezkiel 35. Setelah kematian Herodes Agung (seorang Edom), bangsa dan rakyat Edom akhirnya lenyap dari catatan sejarah, sesuai dengan nubuat yang dijatuhkan atas mereka. Kehancuran akan mendahului org2 yg sombong angkuh dan tinggi hati, tetapi kita tentunya sebagai anak2 Tuhan memiliki kerendahan hati di hadapan Tuhan yg akhirnya membawa kita kpd perkenanan Tuhan. Jaga hati adalah hal yg penting ketika kita di percayakan banyak hal dlm hidup kita, banyak kelebihan dr org lain maka sikap hati kita hrs benar ada kerendahan hati.
Kerendahan hati adalah sikap hati yg sslalu mengakui kedaulatan Tuhan dlm hidup kita. Tuhan yg mengangkat dan meninggikan kita, tanpa harus menjatuhkan dan mencari hormat.