Perubahan Hidup

PERUBAHAN HIDUP

Efesus 4:24

Kenakanlah manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Seseorang yang telah menerima keselamatan dalam Yesus Kristus.Terjadi transformasi spiritual yaitu ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus kita pun menjadi ciptaan baru (2Kor. 5:17). Dalam suratnya, Paulus mengingatkan jemaat di Efesus untuk memperlihatkan transformasi batin mereka, “menanggalkan manusia lama” dengan segala gaya hidupnya dan “mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya” (Ef. 4:22,24). Artinya, mereka telah dikhususkan bagi Kristus.

Tidak perlu tes usap DNA atau tes darah untuk menunjukkan hadirnya kuasa Tuhan Yesus dalam hidup kita. Perubahan batin itu sepatutnya tampak lewat cara kita berinteraksi dengan lingkungan di sekitar kita, dan kita memperlihatkan bahwa kita “ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni [kita]” (ay.32).  Perubahan hidup yg di alami org yg percaya terjadi karena kuasa Roh kudus yg menguasai hidup org percaya. Kita yg sdh ada dlm Yesus tinggal di dlm kebenaran dan meninggalkan semua hal yg jahat dan kehidupan yg lama.

Setelah menyadari apa yang telah Allah lakukan melalui Kristus dengan memilih, menebus, dan menentukan orang-orang percaya untuk menjadi anak-anak-Nya dari semula (Efesus 1:3-14), jemaat Efesus dan kita dinasihati Paulus: “hiduplah sesuai dengan kedudukanmu sebagai orang yang sudah dipanggil oleh Allah” (4:1 BIS). Sang rasul memerintahkan mereka dan juga kita agar tidak hidup dalam kefasikan dan amoralitas, seperti kehidupan kita yang lalu (ay.17). Karena sudah mengenal Kristus, kita telah menerima hidup baru (ay.21-24); kita adalah ciptaan baru (2 Korintus 5:17). Seperti di Kejadian 1:27, manusia baru itu “telah diciptakan menurut kehendak Allah” hidup dalam kebenaran dan kekudusan (Efesus 4:24). Menjalani kehidupan baru berarti “menanggalkan manusia lama” (ay.22) dan “mengenakan manusia baru” (ay.24). Kita harus mematikan “segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan”, dan mengenakan “belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran” (Kolose 3:5,12).

Hidup seperti Yesus menjadi sebuah keharusan dan merupakan ciri org yg peecaya kpd Yesus dan menjadi anak2 Nya. Perubahan yg terjadi menandakan bahwa kita memiliki DNA Kristus yaitu kita benar2 anak2Nya.

Firman Tuhan telah mendarah daging dlm kehidupan kita sehingga kita mampu menjadi terang dan garam dlm dunia ini, bahkan kita penuh kemuliaan Tuhan.

Kita punya tanggungjawab yg besar karena kita hidup bukan lagi hidup untuk diri kita sendiri tetapi kita hidup bagi Tuhan.

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai