
PENGORBANAN KRISTUS
1 korintus 1:18
Pemberitaan tentang salib memang adalah . . . kekuatan Allah.
Ketika orang percaya menjelaskan arti salib dan apa yang telah diperbuat Yesus untuk kita di atas kayu salib. Maka merupakan hal yg membanggakan karena kita dapat bersaksi kpd org lain yg belum mengenal Kristus.
Tentunya kita sebagai org percaya akan menjelaskan dgn baik, sehingga org lain akhirnya tertarik mengenal Kristus. Tetapi memang tdk di pungkiri bahwa banyak org jg menghina salib itu, maka kita sbg org yg percaya hrs dpt bersaksi dgn baik dan benar.
Apa pun yang coba dilakukan orang-orang untuk menghilangkan lambang-lambang iman Kristen, kita tahu bahwa mereka takkan mampu menghentikan pesan Injil. Paulus berkata, “Pemberitaan tentang salib memang adalah . . . kekuatan Allah” (1kor. 1:18). Yesus berkata bahwa alam maut pun tidak akan sanggup mengalahkan gereja (mat. 16:18). Tuhan bersama dgn kita org percaya karena salib memiliki arti dan nilai yg sangat agung, karena menyangkut pengorbanan Tuhan untuk menebus dosa manusia.
Salib memang melambangkan iman Kristen. Namun, pelambangan itu tidak mempunyai arti bagi seseorang yang tidak memahami karya Kristus di atas kayu salib. Dia mati di sana untuk menyediakan pengampunan (kol. 2:13-14), bukan untuk menciptakan sebuah lambang. Bukan sekedar lambang salib saja tetapi senantiasa mengingatkan terus kpd kita untuk merenungkan pengorbana Kristus di kayu salib, karena kita ada sampai hr ini adalah karena salib yaitu pengorbanan Kristus, seperti Rasul Paulus yg senantiasa membawa kematian Kristus dlm hidupnya.
Konon penyaliban dirancang pada abad ke-6 SM dan dipakai sebagai hukuman dan pencegahan kejahatan sebelum Kaisar Romawi, Konstantinus, melarang penyaliban di abad ke-4 M. Pada zaman Paulus, penyaliban dianggap hukuman paling keji yang dijatuhkan Romawi, yang saking kejinya sehingga tidak pernah dibicarakan di depan umum. Oleh karena itu, gagasan bahwa Mesias mati di atas kayu salib dianggap sangat lancang atau tidak masuk akal bagi kebanyakan orang. Namun, Paulus membagi dunia ke dalam dua kelompok: mereka yang menganggap salib sebagai “kebodohan” dan mereka yang melihatnya sebagai “kekuatan Allah” (1 Korintus 1:18). Apa isi “pemberitaan tentang salib”? Yesus, yang tidak berdosa, rela dihukum salib untuk kejahatan yang tidak diperbuat-Nya demi membayar harga penebusan dosa-dosa kita, dan kemudian Dia bangkit dari kematian. Semua orang yang berpaling kepada-Nya dengan menyesali kesalahan-kesalahan mereka akan hidup dalam kekekalan bersama-Nya. Itulah “kekuatan Allah. Nilai agung dr salib memberikan kekuatan bagi kita org percaya untuk senantiasa membawa kematian dan pengorbanan Kristus dlm hidup kita sehari hari.
Salib adalah bukti Kasih Tuhan Yg luar biasa untuk manusia dlm dunia ini, dan yg percaya serta menerima pengorbanan Yesus dosanya di ampuni dan hidupnya beroleh keselamatan dan hidup kekal tdk binasa.