Karunia Yang Tuhan Beri

KARUNIA YG TUHAN BERI

Roma 12:5

Demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain

Kita adalah pengikut Yesus,….tubuh Kristus digambarkan Paulus mirip dengan suatu “tim, Ia mendorong jemaat di Roma untuk menyadari bagaimana setiap individu memiliki karunia-karunia yang bermanfaat bagi komunitasnya. Seperti halnya tubuh kita terdiri dari banyak anggota yang memiliki fungsinya masing-masing, kita semua adalah “satu tubuh [rohani]”, dan karunia-karunia kita dimaksudkan untuk pelayanan jemaat demi kepentingan bersama (Rm. 12:5). Entah itu memberi, menyemangati, atau mengajar, apa pun karunia rohani kita, Paulus memerintahkan kita untuk melihat diri sendiri dan karunia-karunia yang kita miliki sebagai kepunyaan bersama (ay.5-8).

Kita tidak saling membanding-bandingkan diri dengan angkuh. Sebaliknya, dengan sukacita kita melayani satu sama lain dengan “karunia” yg Tuhan percayakan kpd kita, dalam kesadaran bahwa kita tdk bekerja sendiri tetapi saling membantu satu sama yg lain, kita juga dengan sukacita memadukan karunia-karunia kita dengan karunia saudara-saudari seiman kita demi kemuliaan Kristus. Dalam sebuah pelayanan yg harus kita sadari bahwa kita adalah satu tim yg hrs saling bekerjasama.

Roma 12:3-8 terkenal sebagai salah satu bagian Perjanjian Baru yang menggambarkan karunia-karunia rohani yang memperlengkapi kita dalam pelayanan rohani. Namun, karunia-karunia itu sendiri baru sebagian. Bagian lainnya adalah sikap-sikap yang perlu dimiliki saat menerapkan karunia-karunia tersebut. Apa saja sikap itu? Bernubuat harus dilakukan “sesuai dengan iman.” Membagi-bagikan sesuatu harus dilakukan dengan “hati yang ikhlas,” Akhirnya, menunjukkan kemurahan perlu dilakukan “dengan sukacita” (ay.6-8). Penjelasan sikap-sikap tersebut mengingatkan kita bahwa melakukan kegiatan pelayanan saja tidak cukup; pelayanan kita harus keluar dari dalam hati yang mencerminkan hati Yesus. Ini serupa dengan yang dikatakan di Filipi 2:5, “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,” yang memberi kita panutan sempurna tentang hati seorang hamba.

Hidup kita menjadi teladan dan contoh dlm lingkungan terdekat kita, sehingga kehidupan kita senantiasa mencerminkan Kristus. Mari kita saling membangun satu sama lain dan saling bekerjasama dlm setiap pelayanan karena kita tubuh Kristus. Jangan saling menjatuhkan satu sama lain, jangan sampai merendahkan satu sama lain dan jangan sampai menyombongkan diri dgn kelebihan yg kita miliki.

Karunia yg Tuhan berikan dlm hidup kita mari kita pergunakan untuk membangun iman, memuliakan Tuhan melalui hidup ini, dan untuk kita saling menolong satu sama lain, karena kita adalah tubuh Kristus.

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai