
PUJIAN SYUKUR SENANTIASA ATAS KESELAMATAN DARI TUHAN.
Wahyu 5:9
Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: “. . . dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.”
Rasul Yohanes memberikan gambaran yang mirip, tetapi jauh lebih besar dari impian yang ideal itu. Ia membayangkan sebuah lagu yang dinyanyikan oleh “semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya” (Why. 5:13). Tidak ada yang ganjil dari lagu itu. Betapa realistisnya harga yang dibayar oleh Pribadi yang dipuji lewat lagu tersebut. Betapa mengerikannya bayangan kematian, dan konsekuensi dosa yang harus ditaklukkan lewat pengorbanan kasih-Nya. Pujian pengagungan kpd Tuhan Yesus memang hrs dinyanyikan setiap waktu dlm hidup ini atas pengorbanan Tuhan di atas kayu salib.
Namun, itulah yang harus dilalui Anak Domba Allah untuk menanggung dosa kita dan menaklukkan maut, mengatasi ketakutan kita manusia terhadap kematian. Betapa luar biasa cintanya Tuhan kpd manusia sampai akhirnya hrs mengorbankan diriNya mati di kayu salib,.tapi memang masih banyak org tak mau menerima pengorbanan Kristus tsb., tetapi kita bersyukur kita percaya akan pengorbanan Tuhan itu dan menerima darah Kristus sehingga kita di selamatkan dr kematian akibat dosa, kita diselamatkan dan beroleh hidup kekal.
Pusat perhatian dalam Wahyu 5 adalah seekor Anak Domba yang kelihatannya telah disembelih, tetapi masih hidup (ay.6), dan disembah oleh semua makhluk (ay.13). Umat Allah telah lama menanti-nantikan Mesias yang dinubuatkan, Singa dari suku Yehuda (ay.5; Yesaya 11:1-9), untuk membebaskan mereka dengan penuh kuasa. Kebanyakan orang menganggap Mesias itu, sama seperti seekor singa, akan menaklukkan musuhNya dengan paksa dan kekerasan. Sebaliknya, Mesias, Singa dari suku Yehuda, hadir sebagai Anak Domba yang lemah lembut, yang rela menyerahkan segala sesuatu, bahkan nyawaNya sendiri, bagi keselamatan orang lain. Hanya Anak Domba itulah yang didapati layak untuk menegakkan keadilan Allah dan menggenapkan sejarah kepada tujuannya yang telah lama dinantikan.
Hanya darah Anak Domba Allah yg mampu menghapus dosa seluruh umat manusia, karena manusia hanya bisa di tebus dgn darah seorang manusia yg tdk berdosa yaitu Yesus Kristus. Dia Tuhan yg rela jadi manuaia mengosongkan diriNya dan merendah kan diri jadi sama dgn manusia, hanya untuk menebus dosa manusia.
Pujian dan syukur kita naikan setiap saat kpd Kristus yg telah menyelamatkan kita dr hukuman kekal. Kita sekarang beroleh hidup yg kekal. Mari senantiasa mengasihi Tuhan dgn taat dan selalu melakukan perintah2 Nya.