
DALAM KENDALI TUHAN
Yehezkiel 17:24
Aku, Tuhan, merendahkan pohon yang tinggi dan meninggikan pohon yang rendah.
Allah berbicara kepada Nabi Yehezkiel demikian: Aku, Tuhan, merendahkan pohon yang tinggi dan meninggikan pohon yang rendah (Yeh. 17:24). Allah memberi pertanda kejadian2 di masa depan ketika Dia akan “mencabut” bangsa Israel dengan mengizinkan bangsa Babel menyerbu mereka. Namun, kelak Allah akan menanam pohon baru di Israel yang akan berbuah, dengan “segala macam burung” bernaung di bawah cabang-cabangnya (ay.23). Allah menyatakan, bagaimanapun bergejolaknya masa yang akan datang, Dia masih memegang kendali. Kehidupan kita di tengah dunia ini hrs berhati2 selalu menjaga hati supaya tdk melanggar kedaulatan Tuhan. Karena hidup ini adalah milik Tuhan.
Dunia berusaha mengendalikan keadaan kita dengan cara memanipulasi. Namun, damai sejahtera dan pertumbuhan sejati akan didapat ketika kita menyerahkan kendali kita kepada Pribadi yang dapat menumbuhkan pohon2. Yaitu Pribadi Yesus Kristus pemilik kehidupan ini, oleh karena itu kita berserah penuh kpd Tuhan, Dia yg memberi kekuatan dan pertolongan, Tuhan yg mengatur kehidupan kita sehingga kita memperoleh damai sejahtera dan tentunya keberhasilan. Serahkanlah hidup ini sepenuhnya kepada Kedaulatan Tuhan, Dia yg pegang kendali atas hidup kita
Babel yang perkasa telah menyerang Yehuda dan mengepung Yerusalem (605–597 SM). Mereka telah mengirim para anggota keluarga kerajaan, bangsawan, dan para pembesar Yahudi ke dalam pembuangan (2 Raja-Raja 24:10-16; Daniel 1:1-5), termasuk Nabi Yehezkiel, seorang imam (Yehezkiel 1:1-3). Dari Babel (593 SM), Yehezkiel melayani orang-orang Yahudi yang sudah di dalam pembuangan (3:11) dan juga mereka yang masih tinggal di Yehuda (12:10). Ia memohon kaum sebangsanya untuk bertobat dan berpaling kepada Allah, dan memperingatkan apabila mereka terus melakukan perbuatan dosa, Yerusalem akan dihancurkan dan bangsanya akan diasingkan. Namun, orang Yahudi tetap tidak mau bertobat, dan hanya berpura-pura ingin mengikuti Allah (33:31-32). Dalam waktu tujuh tahun (586 SM), Yerusalem musnah terbakar habis dan seluruh bangsa diangkut ke dalam pembuangan (2 Raja-Raja 24:18–25:21), seperti yang dinubuatkan oleh Yehezkiel (Yehezkiel 12:10-16).
Mari kita bersyukur karena Tuhan Yesus yg memegang kendali kehidupan kita Dia yg akan menumbuhkan kan hal2 yg baik dalam hidup kita yg selalu berserah kpd Tuhan. Jangan pernah kita menyakiti hati Tuhan dgn cara hidup yg tdk benar. Tuhan yg sanggup merendah kan dan meninggikan org, dan kita mau hidup menurut akan kehendak Tuhan.
Semua dalam kendali Tuhan jadi jangan pernah ragu akan kasih setia Tuhan yg memelihara hidup kita, Tuhan ada bersama dgn kita dan Tuhan yg memegang kehidupan kita. Tuhan yg berkuasa mengangkat hidup kita dlm keberhasilan dan kemuliaan.