Siap Untuk Kedatangan Tuhan Kedua Kali

SIAP UNTUK KEDATANGAN TUHAN KEDUA KALI

Wahyu 11:15

Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya

Banyak bagian lirik Messiah diambil dari Kitab Wahyu, yang ditulis Rasul Yohanes berdasarkan penglihatan yang diperolehnya menjelang akhir hidupnya, dengan menggambarkan kejadian-kejadian yang berpuncak pada kedatangan Kristus kembali. Dalam Wahyu, Yohanes berulang kali mengangkat tema tentang kedatangan kembali Yesus yang telah bangkit ke dalam dunia. Akan ada sukacita besar diiringi suara nyaring dari sekumpulan besar orang (19:1-8). Dunia akan bergemar karena Yesus telah mengalahkan kuasa kegelapan dan mendirikan kerajaan yang penuh damai sejahtera. Kita menantikan Yesus kembali dgn membangun iman kita sehingga nanti kita bersama dgn Tuhan dalam kemuliaan.

Suatu hari nanti, semua orang di surga akan bernyanyi dengan suara nyaring, mengumandangkan keagungan Yesus dan berkat dari pemerintahanNya yang abadi (7:9). Sebelum itu tiba, marilah kita hidup, bekerja, berdoa, dan menanti dengan penuh harap. Setiap hari kita selalu menjaga hati kita dan membangun kehidupan rohani kita supaya berkenan kepada Tuhan.

Ketika Rasul Yohanes berada dalam pengasingan di Patmos, Allah menunjukkan kepadanya melalui suatu penglihatan, rencana akhir zaman-Nya bagi dunia, khususnya murka-Nya yang adil tercurah atas seluruh ciptaan dalam tiga siklus penghakiman, yaitu ketujuh gulungan kitab bermeterai (pasal 6,8), ketujuh sangkakala (pasal 8–9,11), dan ketujuh cawan (pasal 16). Di dalam ilmu tentang angka-angka (numerologi) bangsa Ibrani, angka tujuh menyatakan totalitas, ketuntasan, dan kesempurnaan. Angka tujuh dipakai lebih dari lima puluh kali di dalam kitab Wahyu (lihat 1:4,12; 5:1, 6; 8:2; 15:7). Sangkakala penghakiman, dalam siklus kedua dari penghakiman ilahi (pasal 8–9,11), mencapai puncaknya dalam pujian yang berkumandang di surga ketika sangkakala ketujuh ditiup (11:15-18). Dalam Alkitab, sangkakala (disebut juga serunai atau nafiri) ditiup untuk memanggil umat Allah beribadah atau berperang (Imamat 23:24; Bilangan 10:5-10; Yosua 6:16; Hakim-Hakim 3:27). Dalam bagian-bagian lain, Paulus mengatakan bahwa kebangkitan orang mati akan didahului oleh bunyi nafiri/sangkakala (1 Korintus 15:52; 1 Tesalonika 4:16).

Sudahkah kita siap untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus, kesiapan kita di mulai hr ini dan seterusnya jangan di tunda2. Kesibukan kita jgn sampai melupakan untuk membangun hidup yg berkenan. Banyak org meninggalkan Tuhan demi hal2 dlm dunia ini yg fana, tetapi kita tdk demikian kita menjaga iman kita untuk semakin teguh di dlm Tuhan Yesus.

Prioritas utama kita adalah Tuhan dan hal2 kekekalan, tujuan utama kita adalah kehidupan kekal di sorga, hidup berkenan selalu mjd gaya hidup kita.

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai