
HARAPAN ITU SELALU ADA
Lukas 18:1
Mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.
Kegigihan sungguh dashyat pengaruhnya, terutama kegigihan dalam berdoa. Dalam salah satu perumpamaanNya, Yesus bercerita tentang kegigihan seorang janda yang berulang-ulang memohon keadilan dari hakim yang korup. Meski awalnya si hakim menolak melayani sang janda, tetapi akhirnya ia berkata, “karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia” (Luk. 18:5).
Dengan kasih Tuhan yang jauh lebih besar, “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihanNya yang siang malam berseru kepadaNya?” (ay.7). Allah akan melakukannya. (ay.8). Dengan meyakini perkataan Tuhan Yesus tersebut, marilah kita tekun berdoa dan tidak pernah menyerah. Dalam waktuNya dan dengan caraNya yang sempurna, Allah akan menjawab pergumulan kita.
Lukas 18 penuh dengan kisah tentang kekuatan dari sebuah kegigihan. Di awal kita melihat kekuatan dari kegigihan seorang janda (ay.1-8), lalu dilanjutkan dengan kisah pemungut cukai dan orang Farisi (ay.9-14), yang menggambarkan kekuatan dari pertobatan dan kerendahan hati. Perumpamaan Yesus mengenai penguasa kaya (ay.18-30) menunjukkan kekuatan negatif dari harta milik yang bisa menjauhkan kita dari Allah. Pasal itu diakhiri dengan kuasa penyembuhan Yesus yang tampak jelas ketika Dia menyembuhkan Bartimeus, si pengemis buta (ay.35-43; lihat Markus 10:46). Itulah beberapa karya dan pengajaran terakhir Yesus sebelum mencapai tujuanNya dalam “perjalananNya ke Yerusalem”. Lukas 19 diawali dengan kisah Zakheus (ay.1-10). Hatinya yang telah ditebus menunjukkan kemurahan hati yang tidak dimiliki oleh si pemimpin kaya (18:18-30) dan mencerminkan kerendahan hati si pemungut cukai (ay.9-14). Jelas bahwa kisah-kisah tadi dimaksudkan untuk dibaca dan dipahami secara menyeluruh.
Berdoa dan berharap kepada Tuhan memang menjadi gaya hidup yang terbaik dan yang utama ketika tidak ada jalan keluar dan seolah-olah tidak ada lagi harapan. Renungan kita hari ini mengajarkan bahwa di dalam Yesus Kristus selalu ada harapan, karena Dia Allah kita yang hidup dan DIA pengharapan kita yang sejati. Ingat Tuhan Yesus mengingatkan kepada kita untuk selalu berdoa dengan tidak jemu jemu artinya kita selalu menaruh harapan kepada Tuhan,dan pastinya Tuhan Yesus tidak akan tinggal diam tetapi DIA menjawab dan menolong tepat pada waktunya.