KEBERHASILAN

KEBERHASILAN

Ayub 42:2

“Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.”

“Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.” Siapa pun dari kita pasti tidak mau mengalami kegagalan dalam hidupnya: entah itu gagal dalam studi, karir dan juga rumah tangga. Kegagalan ibarat hantu yang sangat menakutkan semua orang, sehingga berbagai upaya dilakukan untuk menghindari dan menjauhinya.

Apa itu kegagalan? Kegagalan adalah suatu proses ketidakberhasilan mencapai apa yang diusahakan atau direncanakan. Jika saat ini kita mengalami kegagalan, jangan putus asa dan larut dalam kekecewaan terus-menerus. Sejarah mencatat bahwa orang² yang sukses bukanlah orang² yang tidak pernah gagal dalam hidupnya; justru mereka juga pernah atau mungkin berkali-kali mengalami kegagalan, tapi mereka tidak menyerah pada keadaan dan kemudian bangkit. Oleh karena itu kita harus mengandalkan Tuhan dan melibatkan Tuhan dalam segala hal. Kita serahkan setiap rencana hidup kita kepada Tuhan sepenuhnya. “Hari ini atau besok kamu berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung;, sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Sebenarnya kamu harus berkata: ‘Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.;” (Yakobus 4:13-14). Itu menandakan bahwa rencana manusia bisa gagal, tetapi rencana Tuhan tidak pernah gagal. “Sebab rancanganKu bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalanKu, demikianlah firman Tuhan.” (Yesaya 55:8).

Mari berjalan bersama Tuhan dan hidup seturut dengan firmanNya merupakan kunci untuk terbebas dari kegagalan. Yuk ambil sisi positif dari setiap kegagalan yang terjadi. Percayalah bahwa melalui kegagalan ini Tuhan sedang memberikan kita pelajaran dan pengalaman yang sangat berharga, sebab setelah mengalami kegagalan kita akan menjadi lebih bijaksana, dan berhati-hati dan semakin siap untuk menjalani hidup ini. Salomo berkata, “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri…Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,”
(Amsal 3:5, 7a).

Mengandalkan Tuhan dalam segala hal adalah kunci terhindar dari kegagalan, artinya kita sdh siap, nantinya kalaupun gagal kita tidak kecewa tetapi trus berusaha dan sampai akhirnya kita memperoleh keberhasilan itu.

Perjuangan hidup memang tidak mudah tetapi bagaimana caranya untuk supaya kita tidak menjadi sombong dan lupa diri maka kita harus mengandalkan Tuhan senantiasa. Tidak putus asa dan kecewa bahkan sedih, tetapi mampu melewati dengan syukur dan terus berharap kepada Tuhan.
Keberhasilan kita raih dan kemenanganpun kita rasakan bersama Tuhan Yesus.

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai