KESETIAAN

KESETIAAN

Lukas 16:10a

“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar.”

Jangan pernah meremehkan atau mengabaikan perkara² kecil dalam kehidupan kita. Karena semua di mulai dari hal-hal kecil. Banyak orang merasa enggan memulai sesuatu dari hal² kecil, maunya langsung mengerjakan perkara² besar. Contohnya dalam hal pelayanan, banyak yang inginnya langsung terlibat dalam pelayanan yang besar, berada di atas mimbar. Sementara ketika diutus untuk memulai pelayanan didesa kecil, atau di kampung, orang merasa enggan dan berbagai alasan dikemukakan.

Untuk menjadi ‘besar’ harus dimulai dari bawah, melalui proses, baik dalam hal kesetiaan, ketekunan dan juga komitmen. Jika dari hal² kecil saja tidak mau setia, bagaimana Tuhan akan mempercayakan perkara² besar kepada kita? Karena itu mari kita belajar setia mengerjakan tugas dan kepercayaan dari Tuhan meski kelihatannya itu sederhana dan ‘kecil’ menurut penilaian manusia. Daud adalah contoh orang yang setia dari hal² kecil. Ketika diperintahkan menggembalakan domba oleh ayahnya, yang hanya berjumlah 2-3 ekor saja, ia begitu setia dan tekun, bahkan rela mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi domba-dombanya dari binatang buas. Karena kesetiaannya, akhirnya Tuhan mempercayakan hal besar kepada Daud: menjadi raja atas Israel.

KESETIAAN adalah karakter yang harus dimiliki oleh setiap orang percaya jika ingin mendapatkan promosi dari Tuhan atau dipercaya hal² besar. Dalam Amsal 19:22 dikatakan: “Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya;” Harus kita ingat bahwa keberhasilan tidak bisa diraih dalam sekejap mata, semuanya melalui tahap demi tahap dan pastilah dimulai dari hal² kecil terlebih dahulu. Jadi DIBUTUHKAN KESETIAAN ketika kita mengerjakan perkara² yang kecil, dan hal itu akan menuntun kita kepada keberhasilan.

Kesalahan kecil yang terus kita abaikan pada saatnya akan berakibat fatal yaitu kegagalan. Sungut sungut dan tidak bersyukur akan menghambat keberhasilan kita, rajin dan tekun dan bersyukur dan bersemangat akan membawa kepada keberhasilan.

Semua orang di berikan kesempatan dan talenta oleh Allah, namun tidak banyak yang berhasil karena tidak tekun dan setia di dalam mengerjakan tanggungjawab yg Tuhan berikan. Sebagai orang percaya maka kita mengerti kebenaran Firman TUHAN mari lakukan yg terbaik buat Tuhan. Jerih lelahmu tidak akan sia sia.

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai