PERLINDUNGAN TUHAN

PERLINDUNGAN TUHAN

Mazmur 118:6

Tuhan di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku

Di serang oleh siapa dan bentuk apapun tertulis Pemazmur tidak menanggapinya dengan takut, melainkan dengan percaya diri, karena ia tahu ia tidak menghadapi ancaman² itu seorang diri. Ia menulis, “Tuhan di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?” (Mzm. 118:6). Sebagai seorang anak kita tidak dapat memahami tingkat kepercayaan diri seperti yang dimiliki sang pemazmur. Namun tentunya kita sebagai orang dewasa, kita telah belajar dari perjalanan iman bersama Kristus selama bertahun-tahun, bahwa Tuhan jauh lebih besar daripada semua ancaman yang menimbulkan ketakutan. Bahkan dari musuh² yang tidak terlihat sekalipun kita punya Allah yang dahsyat berkuasa jadi tentunya kita tidak merasa takut dan gentar.

Ancaman² yg pernah kita hadapi dalam kehidupan ini, atau yang sedang kita hadapi, kita tidak perlu takut. Sang Pencipta alam semesta Allah kita Tuhan Yesus selalu menyertai kita. Tuhan Yesus tidak pernah tinggal diam Dia menopang menjaga dan menyertai kehidupan kita.

Mazmur 118 adalah mazmur terakhir dari rangkaian enam mazmur (Mazmur 113–118) yang dikenal sebagai “Hallel Mesir”. Bangsa Israel memakai kumpulan mazmur ini dalam perayaan Paskah. “Mesir” mengacu kepada “Pada waktu Israel keluar dari Mesir” (114:1; lihat Keluaran 6:5-6), dan Hallel berarti pujian. Mazmur 113–114 dinyanyikan sebelum jamuan Paskah dan Mazmur 115–118 sesudahnya.

Mazmur 118 adalah mazmur nomor dua yang paling sering dikutip dalam Perjanjian Baru (Mazmur 110 adalah yang pertama). Ketika Yesus memasuki Yerusalem pada Minggu Palem, orang banyak menyerukan perkataan dari Mazmur 118:26, menyerukan Yesus sebagai raja yang akan memerdekakan mereka dari perbudakan Romawi (Matius 21:9; Markus 11:9; Lukas 19:38; Yohanes 12:13). Kristus mengutip Mazmur 118:22-23 di dalam perumpamaan tukang bangunan (Matius 21:42; Markus 12:10-11; Lukas 20:17). Petrus mengutip ayat-ayat yang sama dalam Kisah Para Rasul 4:11 dan 1 Petrus 2:7, serta Paulus menyinggungnya secara implisit dalam Efesus 2:20-21. Ibrani 13:6 mengutip dari Mazmur 118:6.

Tuhan mengingatkan kepada kita bahwa sesungguhnya Aku Menyertai engkau sampai kesudahan alam. Ini merupakan jaminan penyertaan Tuhan Yesus yang luar biasa, adakah kita merasa takut menjalani hidup ini, tentunya tidak karena Firman TUHAN menegaskan bahwa Tuhan menyertai sampai kesudahan alam, bahkan Tuhan berperang ganti kita.

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai