BERSAKSI Bagi KRISTUS

BERSAKSI BAGI KRISTUS

2 Timotius 1-8

“Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.

Rasul Paulus sadar bahwa penderitaan yang dialaminya tidak sebanding dengan penderitaan Kristus di atas salib. Paulus menganggap sebagai hutang bila ia tidak memberitakan Injil Kristus. Bagaimana dengan kita? Memberitakan Injil adalah tugas dan tanggung jawab setiap orang percaya tanpa terkecuali. Selagi ada waktu dan kesempatan, “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.” (2 Timotius 4:2).

Meski harus dipenjara karena Kristus Rasul Paulus tidak pernah merasa minder dan malu, bahkan menghadapi kematian pun ia tidak takut karena baginya hidup “…adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” (Filipi 1:21). Baginya, hidup adalah bekerja untuk menghasilkan buah bagi Kerajaan Allah. “Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.” (Filipi 3:17). Rasul Paulus telah meninggalkan teladan hidup yang luar biasa bagi kita orang yang percaya dan anak² Allah yang layak kita ikuti jejaknya. Memang, tetap kuat dan bersukacita di tengah penderitaan bukanlah pekerjaan mudah.

Bagi Paulus, dipercaya menjadi hambaNya sudah merupakan anugerah yang tak ternilai sehingga ia berkata, “…jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah.” (Filipi 1:22a). Hidup Paulus benar² membawa dampak yang luar biasa, begitu juga kita harus berdampak luar biasa bagi sesama kita untuk kita terus memberitakan Injil dan menjadi teladan.

Seberat apa pun beban dan pergumulan, tetaplah semangat melayani Tuhan dan memberitakan InjilNya, upah besar disediakan bagi yang bertahan sampai akhir.

Kita bersyukur karena keselamatan yang Tuhan berikan atas hidup kita, oleh karena itu mari kita memberitakan Injil keselamatan kepada semua orang, dan terus melayani Tuhan.

Tinggalkan komentar


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai