
INDAH DI PEMANDANGAN TUHAN
Efesus 2:10
Kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik
Dalam Efesus 2:10, kata “buatan” yang kadang diterjemahkan sebagai “hasil karya” atau “mahakarya”, berasal dari kata Yunani. Dari kata ini kita memperoleh kata “poetry” (puisi). Allah telah menciptakan kita sebagai suatu karya seni, puisi yang hidup. Namun, diri kita sebagai karya seni telah menjadi rusak oleh karena dosa. “Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu” (ay.1). Allah sedang memulihkan kita, mahakaryaNya: “Allah yang kaya dengan rahmat, . . . telah menghidupkan kita” (ay.4-5).
Saat menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan, kita mendapatkan kekuatan karena mengetahui bahwa Tuhan sedang bekerja: “Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaanNya” (Flp. 2:13). Ketahuilah bahwa Allah terus bekerja di dalam diri kamu untuk menyingkapkan mahakaryaNya. Sesungguhnya Allah terus bekerja dalam hidup kita memberikan yang terbaik sehingga hidup kita terlihat indah untuk kemuliaan Tuhan.
Efesus 2:1-10 mengandung tiga hal penting.
Pertama, Paulus berbicara mengenai peralihan dari kematian kepada kehidupan: “Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasihNya yang besar, yang dilimpahkanNya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita” (ay. 4-5).
Kedua berkaitan dengan yang pertama. Ketika kita dibawa dari kematian kepada kehidupan, perilaku kita juga berubah. Kita beralih dari yang dahulu “mengikuti jalan dunia” (ay. 2), “durhaka” (ay. 2), dan “hidup di dalam hawa nafsu daging” (ay. 3) sekarang beralih kepada “pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya” (ay. 10). Terakhir, Paulus bergeser dari kata ganti orang kedua kamu kepada kata ganti orang pertama kita. Hal itu menunjukkan kesatuan semua orang yang percaya kepada Yesus sebagai satu keluarga.
Bersyukur karena begitu baik nya Tuhan selalu membawa kita dalam rencana yang terbaik DIA bekerja dalam kita tak henti hentinya untuk hal yang sangat baik, untuk hidup kita menjadi indah di pemandangan Tuhan. Dan penting disini adalah respon dan kerjasama kita untuk seturut dengan kehendak Tuhan.