
HIDUPKU BUKANNYA AKU LAGI TAPI KRISTUS DALAM KU
1 Yohanes 5:1
Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah.
Pesan Rasul Yohanes sangat jelas: “Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah” (1Yoh. 5:1). Kita dapat “mengalahkan dunia,” seperti yang dikatakan Yohanes (ay.4), hanya dengan percaya kepada Yesus. Bukan dengan pengetahuan akan Dia, melainkan oleh iman yang teguh dan tulus yang ditunjukkan lewat keyakinan kita pada apa yang telah dilakukanNya bagi kita di kayu salib.
“Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam AnakNya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup” (ay.11-12). Bagi semua yang telah menemukan kehidupan di dalam Yesus, ini menjadi kesaksian yang sangat menguatkan. Menjadi sangat bersyukur karena hidup ini menemukan kebenaran yang sejati di dalam Tuhan Yesus sehingga kita menerima keselamatan dan hidup kekal.
Surat Rasul Yohanes (1, 2, 3 Yohanes) bisa dianggap ringkas, terutama jika dibandingkan dengan surat² Paulus yang panjang, seperti Roma dan 1 Korintus. Namun, ternyata 3 Yohanes yang tersingkat di antara surat² Alkitab telah dianggap panjang menurut ukuran zaman kuno. Rata-rata surat di abad pertama terdiri dari 87 kata.” Sementara itu, 3 Yohanes terdiri dari 219 kata di dalam bahasa Yunani dan merupakan surat terpendek di dalam Perjanjian Baru. 1 Yohanes dengan 2.517 kata masih tergolong pendek, tetapi jauh lebih panjang daripada surat² abad pertama umumnya. Singkatnya surat² di zaman kuno disebabkan beberapa faktor, termasuk mahalnya biaya mempekerjakan seorang jurutulis, harga papirus dan tinta (yang harus dibuat dengan tangan), dan sulitnya menyampaikan surat kepada penerima yang dituju.
Kebenaran yang kita percayai yaitu Alkitab menjadi pokok prinsip kehidupan kita dan selalu kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Kristus kita telah menerima berkat anugerah kemurahan Tuhan sehingga kita memiliki jaminan keselamatan di dalam Kristus.
Selalu bersyukur dan menyenangkan hati Tuhan, mau terus dibentuk serupa dengan Kristus, karena kita sudah mendapatkan hidup yang sesungguhnya yaitu keselamatan yang sejati dalam Kristus. Kita memilih untuk trus hidup benar dan melakukan kehendak Tuhan